Minggu, 21 Juli 2019

Pertanyaan yang tak pernah mampu ku jawab

My Birthday 💅🧘🌱❤️

16 Juli, 35 tahun yang lalu, aku dilahirkan ke dunia. Apaaa??? Umur kamu sudah 35 tahun? Dan kamu belum menikah???

Dulu setiap bertambahnya umur bagi saya adalah hal yang menakutkan. Pasti nanti banyak pertanyaan : sudah punya pacar belum? Kapan rencana nikah? Jangan pilih-pilih lah, nanti keburu ketuaan dan susah punya anak,  bla bla bla.... Dst

Kini, semakin bertambah usia, semakin kebal kuping dan mental ku menghadapi situasi seperti itu, aku bawa ketawa ketawa, senyumin aja. Karena hanya itu yang bisa aku lakukan. Memberi penjelasan tentang kenapa aku sampai saat ini masih sendiri, itu gak mungkin. Aku yakin mereka gak akan ngerti, akan susah bagiku menjelaskan secara detail. Semua orang berhak bertanya. "Bertanya" ya guys, bukan menghakimi. Kalau hanya sekedar bertanya, aku sih enjoy aja, tapi kalau sudah menghakimi aku tentang masa depan ku itu, jangan harap aku mau dekat lagi dengan orang itu.

Gini ya guys, hidup itu bukan perlombaan, yang menikah cepat bukan berarti dia pemenang, dia sudah capai garis finish, no. Memang ini biasa saja bagi aku yang saat ini tinggal di kota. Tapi tidak bagi orang tua ku. Beberapa kali mereka berniat mengenalkan kubpada beberapa orang, dari yang saudara jauh kakek ku, sampai ke teman ngaji ibu ku di kampung 🥴

Kadang ingin menyerah dan terima saja, tetapi..... Tapi nih, aku gak yakin akan bisa hidup dengan orang asing yang sama sekali tidak aku kenal, akankah bisa nyambung saat bertukar pikiran, kalau iya ya syukur, kalau gak? Mungkin dunia ku akan terasa terbakar setiap hari. Yang ada aku tidak akan sopan terhadapnya, bertengkar setiap saat, dan bisa jadi terjadi perpisahan. Apakah itu tujuan menikah??

Aku selalu menolak menerima orang asing, berteman sajalah denganku. Jika kau asik, pemikiran kita bisa sejalan, bolehlah ketahap berikutnya 😆😆 ((udah tua masih belagu ya gue ))

Banyak anggapan atau penilaian orang yang mengatakan aku terlalu keras, aku terlalu idealis, aku bla bla bla.... Hai... Ini hidup ku, aku yang menjalani, kalian hanya mengomentari. Kalian gak pernah tau kan, seberapa berjuangnya aku untuk mewujudkan harapan orang tua agar aku segera menikah??

Pertama : saking belum pernahnya punya pacar, saat awal ke Jakarta dulu, setiap kali pulang, ibu ku nanya : sudah punya pacar belum? Tahun ke-2 aku di Jakarta, setiap hari aku berdoa. Ya Alloh, jika memang ada untuk saya, apapun keadaannya saya terima. Dikasih lah tuh pacar sama Alloh, beneran seadanya ini. Tapi aku ikhlas banget menjalani sama dia. Dia orang biasa biasa aja, keluarga broken home, maaf... Sedikit ada cacat di tangannya. Ehhhh aku nya sudah iklhas menerima, dia pergi begitu saja. Mencari yang dia bilang jauh lebih bla bla bla di banding aku (menurut dia sih).

Kedua : aku menjalani dengan brondong usia 1 tahun di bawah ku, menurut ku dia terlalu tampan sih, gak cocok memang sm aku. Dia terlalu tinggi pula, terlalu kaya, ahhh pokoknya sungguh terlalu. Tapi dia yang selalu mengejar ku. Dia yang pernah menemui bapak ku juga. Sampai akhirnya aku pun mau dengannya, setelah aku menyerahkan hati ini 🥴🥴 dia pergi menghilang tanpa pesan. Entahlah salah ku apa, tanpa perpisahan, tanpa kata kata, lenyap begitu saja. Bahkan nomer hp ku di block sm dia. Aku kirim massage ke FB nya, hanya di baca saja. Cukup sampai disitu?? Ngakkkk. Aku masih menunggu perubahan iklim hatinya cieileee hahaha. Aku terlalu bodoh, masih berharap, masih menunggu. Hari-hari ku tanpa dia hanya ku jalani sebatas kantor dan kampus. Aku memagari diri dari pergaulan 🤦🤦. Sampai pada akhirnya aku mengetahui bahwa orang yang aku tunggu itu telah menikah.

Menikah booookkkk, aku 2x udah di tinggal menikah. Jadi drama sakit hati percintaan aku sudah khatam. Terus sampai saat ini, sudah 10 tahun dari kejadian ke 2 tadi berlalu aku masih sendiri, itu karena aku sudah krisis kepercayaan sama laki-laki. Yang deketin ada, tapi aku gak mau menyerahkan hatiku begitu saja . Yaelah hahaha

Kalau kami sudah saling kenal, dia mau ngajak serius, silahkan datang ke rumah di kampung. Kebanyakan laki-laki sering kabur tiba-tiba kalau di gituin 😄 . Yowes lah, nunggu wae

Tidak ada komentar:

Posting Komentar